DUMAI, DISKOMINFOTIKSAN – Menjelang Idul Fitri 2025, lonjakan trafik komunikasi diprediksi meningkat hingga 20 persen dibandingkan hari biasa. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator seluler telah menyiapkan berbagai strategi untuk memastikan kelancaran jaringan selama perayaan Lebaran, yang tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
Lonjakan trafik ini tidak hanya terjadi karena meningkatnya aktivitas panggilan dan pesan ucapan Lebaran, tetapi juga akibat tingginya penggunaan internet untuk video call, media sosial, serta streaming konten hiburan. Operator seluler seperti Telkomsel bahkan memperkirakan kenaikan trafik hingga 16 persen dibandingkan Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu.
Ratusan Posko Siaga dan Optimalisasi Jaringan
Untuk mengantisipasi peningkatan trafik, Komdigi bersama operator seluler telah mendirikan 386 posko pemantauan di seluruh Indonesia. Posko-posko utama ditempatkan di lokasi strategis seperti Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, rest area Tol Trans-Jawa, serta stasiun besar seperti Gambir di Jakarta dan Tawang di Semarang.
Selain itu, langkah optimalisasi jaringan telah dilakukan, termasuk peningkatan kapasitas internet, pengukuran kualitas jaringan di jalur mudik, serta kesiapan personel siaga 24 jam di posko-posko pemantauan.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati momen Lebaran dengan komunikasi yang lancar, baik untuk bersilaturahmi secara langsung maupun virtual,” ujar perwakilan Komdigi.
Peran Digital Semakin Besar di Momen Lebaran
Tidak hanya untuk komunikasi pribadi, layanan digital juga semakin berperan dalam perayaan Idul Fitri. Euforia mudik yang kembali meningkat membuat banyak masyarakat bergantung pada aplikasi navigasi, transportasi online, hingga e-commerce untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.
Dengan langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen Idul Fitri dengan nyaman tanpa gangguan komunikasi. Jadi, sudah siap menyambut Lebaran dengan sinyal yang kuat?