DISKOMINFOTIKSAN DUMAI - Wali Kota Dumai H Paisal membuka secara langsung Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Dumai tahun 2026, Kamis (23/1/2025) di Ruang Kamboja Lantai IV Kantor Wali Kota Dumai, Bagan Besar.
Kegiatan yang ditaja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai mengusung tema 'Penguatan Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah yang Berkelanjutan'.
Disampaikan Wali Kota Dumai H Paisal bahwa FKP Ranwal RKPD ini merupakan langkah awal dari serangkaian tahapan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah tahunan.
Langkah ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) No.25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No.86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah.
"Melalui forum inilah kami ingin menghimpun masukan dan saran penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kota Dumai tahun 2026, karena penyusunan RKPD ini sangat memerlukan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan," ungkap H Paisal.
Menurut orang nomor satu Dumai, gagasan yang konstruktif dari para stakeholder dapat bermanfaat dan berdampak terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan Wali Kota Dumai bahwa RKPD tahun 2026, memiliki kedudukan strategis dalam pembangunan Kota Dumai dan merupakan tahun kedua Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Dumai Tahun 2025-2026.
"Ini bukan pekerjaan mudah, dibutuhkan sinergi, kolaborasi, inovasi, diskusi serta proses panjang lainnya yang harus kita lalui. Salah satunya melalui konsultasi publik Rancangan Awal RKPD ini. Untuk itu, kami berpesan kepada seluruh perangkat daerah agar segera menyusun rancangan rencana kerja (Renja) yang memuat program kegiatan dan sub kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2026," tegas Wali Kota Dumai
Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul dalam laporannya menjelaskan, forum konsultasi publik yang dilaksanakan bertujuan untuk memperoleh masukan dan saran dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan Ranwal RKPD Dumai tahun 2026.
Ada empat prioritas pembangunan dalam RKPD tahun 2026, yakni pembangunan sumber daya manusia, pengatan landasan pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dan berbudaya melayu, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah.
"Pelaksanaan FKP ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitment seluruh stakeholder pembangunan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD),” pungkas Budhi.
Turut hadir di forum tersebut, Ketua DPRD Kota Dumai Agus Miswandi, Danlanal Dumai atau yang mewakili, unsur Forkopimda Kota Dumai para Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, pimpinan Perangkat Daerah (PD), pimpinan Instansi Vertikal, Ketua LAMR Dumai, serta tamu undangan lainnya.